2 Fitur ini Mampu Menghemat Data dan Penggunaan Memory Whatsapp


WhatsApp - Banyaknya aplikasi perpesanan instan (Chatting) di PlayStore, hanya WhatsApp satu-satunya paling banyak digunakan yang tembus hingga 1 Milyar pengguna.

Siapa yang tidak tahu aplikasi besutan Jan Koun dan Brian Acton ini, hampir pengguna android di seluruh dunia menggunakannya. Di Indonesia sendiri lebih akrab dikenal dengan sebutan "WA".

Pada dasarnya, untuk bisa mengirim dan menerima pesan melalui WhatsApp adalah harus terkoneksinya ponsel dengan jaringan internet. Caranya tidak lain dengan menggunakan Data Kuota yang disediakan oleh provider sim card.

Tidak hanya sebatas mengirim dan menerima pesan seperti multimedia (Gambar, Foto, Dokumen, dan file lainnya), tetapi WhatsApp juga bisa digunakan untuk menerima dan melakukan panggilan suara maupun video call.

Bagi sebagian pengguna aplikasi chatting ini, yang memiliki banyak group apalagi aktivitas di dalam group itu ramai bahkan seringnya mengirim file-file multimedia, tentunya akan boros pada pemakaian data kuota serta penggunaan memory internal pada ponsel. Karena telah diketahui, bahwasannya WhatsApp secara otomatis membuat foldernya di memory internal.

Maka dari itu, artikel kali ini saya akan memberitahu cara menghemat pemakaian data kuota sekaligus mengatur penyimpanan file-file di memory internal yang dihasilkan dari penggunaan WhatsApp.

Saya yakin, masih ada sebagian pengguna yang masih belum tahu cara ini.

Cara Hemat Data Kuota dan Penggunaan Memory Internal WhatsApp pada Android

Penghematan data kuota pada WhatsApp ini terbagi menjadi 2 bagian yang merupakan salah satu fitur terbaiknya, diantaranya:
  1. Unduh Otomatis Media
  2. Setelan Panggilan
1. Unduh Otomatis Media
Fitur ini bekerja secara otomatis, dimana saat menerima media dari lawan chatting seperti foto/gambar, dokumen, video dan lain-lain, akan secara otomatis terunduh dan tersimpan di memory internal ponsel.

Tetapi jika media-media yang dikirimkan kepada kita atau group yang diikuti tidaklah penting, jelas akan merugikan. Tentunya membuang secara cuma-cuma data kuota kita.

Maka dari itu, untuk mengatasinya adalah non-aktifkan pengunduhan otomatis tersebut. Caranya:
A. Buka aplikasi WhatsApp, lalu tap ikon titik tiga yang berada di pojok kanan atas, lalu pilih Setelan (Setting), lalu pilih menu Penggunaan Data dan Penyimpanan
Setelan dan Penggunaan Data

B. Dalam fitur ini ada 3 bagian yang harus diatur, Saat menggunakan data seluler, Saat tersambung ke Wi-Fi, Saat roaming.
Buka ketiganya, dan pastikan kotak checkbox ditiap masing-masingnya tidak diberi tanda ceklis, lalu klik Ok.
Saat menggunakan data seluler
Saat tersambung ke Wi-Fi
Saat roaming
dengan melakukan hal tersebut, secara tidak langsung kita telah mengatur penyimpanan / penggunaan memory internal pada ponsel.

2. Setelan Panggilan
WhatsApp seperti yang saya katakan di atas, bukan hanya sekedar untuk melakukan kirim dan terima chat/perpesanan saja. Tetapi bisa digunakan untuk melakukan dan menerima panggilan juga.

Biaya yang dipakai dalam panggilan ini 'pun menggunakan data kuota. Karena telah kita ketahui bahwa WhatsApp ini adalah aplikasi perpesanan berbasis internet, apapun fitur yang ada didalamnya tidak akan berfungsi jika tidak terkoneksi dengan internet.

Nah, untuk menghemat data kuota dalam melakukan panggilan WhatsApp sebenarnya mudah. Kita hanya mengaktifkan saja fitur setelan panggilan, caranya:
Buka aplikasi WhatsApp, lalu tap ikon titik tiga yang berada di pojok kanan atas, lalu pilih Setelan (Setting), lalu pilih menu Penggunaan Data dan Penyimpanan, lalu scrool paling bawah pada Penggunaan data minimum dan beri tanda ceklis pada checkbox.

Selesai.

Dengan melakukan cara hemat data kuota di atas, penggunaan data dari aplikasi WhatsApp akan menghemat biaya kouta sekaligus mengatur penyimpanan memory internal yang dihasilkan dari WhatsApp.

Semoga bermanfaat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "2 Fitur ini Mampu Menghemat Data dan Penggunaan Memory Whatsapp"

Post a Comment

Isi Komentar sepenuhnya adalah Tanggung Jawab Komentator yang dinaungi oleh payung hukum dalam UU ITE.
Berkomentarlah yang baik dan sopan serta tidak keluar dari topik yang dibicarakan!